WAHANANEWS.CO, Jakarta - Upaya Roby Tremonti mencari panggung klarifikasi berujung penolakan setelah Denny Sumargo memutuskan tak mengundangnya ke podcast di tengah panasnya polemik memoar Broken Strings, Sabtu (17/1/2026).
Aktor Roby Tremonti sebelumnya berharap bisa tampil di podcast Denny Sumargo untuk menyampaikan versinya terkait kontroversi buku memoar karya Aurelie Moeremans yang viral dan menyedot perhatian publik.
Baca Juga:
Tanggapi Sindiran Ahmad Dhani, Maia Estianty: Anggap Saja Marketing Gratis
Dalam memoar tersebut, Aurelie Moeremans mengungkap pengalaman pahit menjadi korban child grooming oleh sosok pria bernama Bobby tanpa pernah menyebut identitas asli tokoh itu.
Spekulasi publik kemudian mengaitkan karakter Bobby dengan Roby Tremonti, membuat namanya ramai diperbincangkan dan dibanjiri komentar hingga ia aktif melakukan klarifikasi.
Roby menegaskan dirinya tidak pernah melakukan grooming seperti yang dituduhkan melalui karakter dalam buku tersebut.
Baca Juga:
Sempat Miliki Mercy Langka, Kini Komedian Nunung Hanya Punya Ratusan Ribu di ATM
Keinginan untuk memulihkan nama baik mendorong Roby secara terbuka berharap mendapat undangan ke podcast Denny Sumargo yang dikenal sering membedah isu kontroversial.
“Kalau Om Denny Sumargo melihat podcast ini, tolong saya, dan saya nggak ada niat untuk menjatuhkan Aurelie, cuma pengen apa, 16 tahun ini pulih nama baik saya, saya harus bekerja,” ucap Roby Tremonti, Sabtu (17/1/2026).
Permintaan tersebut sampai ke Denny Sumargo yang kemudian memilih langkah berbeda dari harapan Roby.
Sebelum mengambil keputusan, Denny Sumargo terlebih dahulu menghubungi Aurelie Moeremans untuk mendengar langsung kronologis versi sang aktris.
Setelah melakukan pembicaraan itu, keputusan untuk tidak mengundang Roby Tremonti ke podcast akhirnya diambil oleh Denny Sumargo.
Keputusan tersebut diketahui publik setelah Aurelie Moeremans menuliskannya melalui kolom komentar di media sosial.
“Bang Densu keren, kemarin menelepon aku untuk minta kronologis dan memutuskan untuk tidak mengundang child groomer,” tulis Aurelie Moeremans.
Langkah Denny Sumargo tersebut langsung menuai beragam reaksi dari warganet.
Mayoritas warganet justru memberikan dukungan dan pujian, menilai sikap Denny sebagai bentuk keberpihakan terhadap korban dan ketegasan terhadap isu child grooming.
Sejumlah komentar juga menilai figur publik perlu lebih berhati-hati dalam memberi ruang kepada pihak yang masih diselimuti kontroversi serius.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]