WAHANANEWS.CO, Jakarta - Nama The Weeknd kembali ramai diperbincangkan publik setelah promotor TEM membagikan video teaser yang memunculkan dugaan kuat mengenai konser sang musisi di Indonesia.
Unggahan yang dibagikan pada Rabu, 6 Mei 2026 itu memperlihatkan panggung megah di tengah stadion dengan ribuan penonton memenuhi area konser, sehingga memicu antusiasme besar dari para penggemar.
Baca Juga:
Netflix Umumkan City Hunter 2, Targetkan Rilis Global Tahun 2027
Dalam unggahan tersebut, akun Instagram @temgmt juga menyematkan akun resmi The Weeknd.
TEM menuliskan kalimat “A Foreshadowing Of The Final Leg” yang langsung memunculkan spekulasi bahwa pengumuman konser di Indonesia akan segera dilakukan dalam waktu dekat.
The Weeknd sendiri merupakan penyanyi dan penulis lagu asal Kanada yang memiliki nama lengkap Abel Makkonen Tesfaye.
Baca Juga:
Hore ! Pasar Malam ARTY SAMPAN TAO Akan Menghibur Masyrakat Perdagangan
Ia lahir di Toronto pada 1990 dan dikenal luas sebagai salah satu musisi paling berpengaruh dalam musik pop modern.
Penyanyi keturunan Ethiopia itu memiliki ciri khas melalui perpaduan musik alternatif R&B, lirik bernuansa gelap dan melankolis, serta teknik vokal falsetto yang kuat.
Perjalanan kariernya dimulai dari kehidupan yang tidak mudah. Saat remaja, The Weeknd memutuskan keluar dari sekolah dan mulai menjalani berbagai pekerjaan sambil menulis lagu.
Namanya mulai dikenal publik setelah beberapa lagu anonim diunggah melalui YouTube dan mendapat perhatian luas dari pendengar musik internasional.
Kariernya mulai melesat pada 2011 ketika ia merilis mixtape “House of Balloons”.
Karya tersebut memperoleh banyak pujian dari kritikus musik karena dianggap menghadirkan warna baru dalam genre R&B modern.
Kesuksesan itu kemudian dilanjutkan melalui perilisan “Thursday” dan “Echoes of Silence” yang semakin memperkuat identitas musikalnya.
Pada 2013, The Weeknd merilis album debut “Kiss Land” yang membuka jalan menuju pasar musik global.
Popularitasnya semakin melejit setelah album “Beauty Behind the Madness” melahirkan sejumlah lagu hit, termasuk “Can’t Feel My Face” yang sukses mendominasi tangga lagu dunia.
Namanya makin mendunia lewat album “Starboy” yang menghadirkan kolaborasi bersama Daft Punk dan Kendrick Lamar.
Melalui karya tersebut, The Weeknd berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Grammy Awards untuk lagu “Earned It” dan album “Starboy”.
Kesuksesan berlanjut saat album “After Hours” dirilis. Lagu “Blinding Lights” menjadi fenomena global dan bertahan lama di berbagai tangga musik internasional.
Album tersebut memperkuat posisinya sebagai salah satu penyanyi pop terbesar dunia dalam satu dekade terakhir.
Pada 2022, ia kembali merilis album “Dawn FM” yang mengusung konsep futuristis dengan dominasi nuansa elektronik.
Album itu menunjukkan eksplorasi musikal baru yang semakin memperkaya karakter musik The Weeknd.
Terbaru, musisi berusia 36 tahun tersebut meluncurkan album “Hurry Up Tomorrow” pada 2025.
Album itu menjadi penutup trilogi yang sebelumnya diawali oleh “After Hours” dan “Dawn FM”.
Di tengah kesuksesan tersebut, The Weeknd juga dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mengakhiri persona “The Weeknd” dan membuka fase baru dalam perjalanan karier bermusiknya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]