WahanaNews.co | Studi
terbaru mengungkapkan bahwa durasi satu hari di planet Venus inkonsisten
lantaran dipengaruhi faktor massa planet hingga ketebalan atmosfer. Walaupun
begitu, satu hari di sana rata-rata berlangsung 243 hari versi bumi, alias
lebih lama dari satu tahunnya si Bintang Kejora!
Baca Juga:
NASA Berhasil Rekam Citra 'Lukisan' van Gogh di Langit Planet Jupiter
Satu tahun merupakan ukuran waktu dari kecepatan
mengelilingi Matahari alias revolusi. Sementara, satu hari berarti waktu yang
dibutuhkan planet untuk menyelesaikan satu putaran pada porosnya.
Menurut para ilmuwan yang mempelajari Venus, ada sejumlah
faktor yang menjadi penghalang untuk mengetahui jumlah hari di planet tersebut.
Pertama, planet Venus dianggap berputar dengan sangat lambat.
Selain itu, Venus diselimuti awan yang membuatnya tidak
mungkin untuk terlihat dari permukaan Bumi. Hal itu berarti Anda tidak bisa
menunggu untuk melihat penanda yang sama muncul sebagai mengukur hari.
Baca Juga:
NASA Temukan Planet Mirip Bumi, Bisakah Dihuni Manusia?
Jadi, untuk mendapatkan pengukuran yang akurat tentang
berapa lama satu hari di Venus, tim peneliti menghabiskan lebih dari satu
dekade (tahun Bumi) untuk merekam data di Venus dari Bumi.
Metode yang digunakan para ilmuwan dilakukan adalah dengan
mentransmisikan gelombang radio ke Venus sebanyak 21 kali sejak tahun 2006
hingga 2020 menggunakan Antena Goldstone NASA di Gurun Mojave California.
Hasilnya adalah bahwa hari-hari di planet ini sangat tidak
terduga. Massa planet yang tidak tersebar secara merata dan atmosfer yang tebal
kemungkinan besar menyebabkan planet berputar lebih cepat atau lebih lambat.
Meski demikian, para ahli menghitung bahwa satu hari di
Venus, alias satu putaran penuh planet, rata-rata memiliki durasi 243 hari
versi bumi. Sementara, para astronom sebelumnya telah menghitung bahwa satu
tahun di Venus sama dengan 225 hari di bumi.
Artinya, di Venus, sehari lebih panjang daripada setahun!
Dikutip dari NBC, selain mengukur waktu dalam setahun di
Venus, data terbaru menunjukkan bahwa planet Venus memiliki inti berdiameter
sekitar 7.000 kilometer, sebanding dengan inti Bumi.
Dikutip dari BGR, penelitian ini akan membantu untuk
merencanakan misi masa depan ke Venus dengan lebih akurat. Perkiraan yang tidak
akurat dapat menyebabkan masalah serius saat melakukan pendaratan di planet
Venus.
Planet kedua dari Matahari itu memiliki struktur yang serupa
tetapi sedikit lebih kecil dari Bumi, dengan diameter sekitar 12.000 kilometer
dan di atas permukaan planet terdapat atmosfer tebal dan beracun yang terdiri
dari karbon dioksida dengan awan kandungan asam sulfat. [dhn]