Akan tetapi, kelainan ini terjadi sejak janin masih berupa embrio. Dikutip dari Healthcare Tip, embrio sebenarnya bisa memiliki kembar siam. Namun dalam sebagian besar kasus, salah satu kembaran mengalami degenerasi baik degenerasi sepenuhnya maupun degenerasi sebagian (satu atau lebih anggota badan).
Saat degenerasi hanya terjadi pada satu atau lebih anggota tubuh, anggota badan yang tersisa pun menempel pada janin yang berkembang. Anggota tubuh tambahan ini pun bisa menempel di beberapa area tubuh.
Baca Juga:
KAKI: Peningkatan Kualitas Layanan Populasi Kunci ODHIV
Polymelia akan terlihat saat bayi lahir di mana ada anggota tubuh tambahan berupa tangan atau kaki. Kadang anggota tubuh tambahan ini seperti tangan atau kaki sempurna, tetapi kadang ukurannya lebih kecil dari kaki atau tangan normal.
Polymelia hanya bisa ditangani dengan operasi. Anggota tubuh tambahan akan dieliminasi. Namun operasi tidak akan mudah jika anggota tubuh tambahan menempel pada area sensitif tubuh.
Dalam kebanyakan kasus, tungkai tambahan menempel di antara kedua kaki sehingga operasi harus berlangsung lebih lama.
Baca Juga:
Bertekad Jadi Pelayan Masyarakat, Nicodemus Roger Nadeak Langkahkan Kaki Jadi Caleg DPRD Provinsi Sumatera Utara
Kelahiran bayi bertangan dan kaki empat di India bukan kasus pertama. Seperti dilansir dari Independent, Januari lalu lahir bayi dengan kelainan genetik serupa.[zbr]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.