WAHANANEWS.CO, Jakarta - Film horor komedi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih dipastikan akan hadir di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 27 Mei 2026.
Film produksi Starvision bersama Skak Studios tersebut menjadi kelanjutan kisah lima sahabat yang kembali berhadapan dengan teror makhluk gaib penuh misteri.
Baca Juga:
Rekomendasi Film Horor Mei 2026, Hadirkan Kisah Mencekam dan Penuh Misteri
Sekuel terbaru ini melanjutkan cerita beberapa tahun setelah peristiwa pendakian Gunung Madyopuro yang sebelumnya mempererat hubungan persahabatan para tokoh utama.
Dalam cerita terbarunya, mereka kembali dipertemukan ketika keluarga Andrew diteror ancaman pesugihan misterius yang diyakini memiliki keterkaitan dengan Gunung Klawih, sebuah tempat yang dikenal menyeramkan dan penuh rahasia.
Perjalanan menuju Gunung Klawih pun berubah menjadi pengalaman penuh ketegangan setelah Juna dikabarkan hilang secara misterius tanpa meninggalkan jejak.
Baca Juga:
Joko Anwar Hadirkan Ghost in the Cell, Kisah Napi Hadapi Teror Hantu dan Ketidakadilan
Situasi semakin mencekam ketika gangguan supranatural mulai bermunculan dan mengancam keselamatan mereka.
Meski dipenuhi nuansa horor yang lebih intens dibanding film pertama, unsur komedi khas Jawa Timuran tetap dipertahankan sehingga menghadirkan perpaduan cerita yang menegangkan sekaligus menghibur penonton.
Sutradara Bayu Skak kembali dipercaya mengarahkan film ini setelah keberhasilan film Sekawan Limo pada 2024 lalu yang sukses menarik perhatian pecinta film nasional.
Selain duduk di kursi sutradara, Bayu Skak juga kembali tampil sebagai salah satu pemeran utama dalam film tersebut.
Sejumlah pemain lama dipastikan kembali bergabung dalam sekuel ini, di antaranya Nadya Arina dan Benedictus Siregar.
Film ini juga diperkuat deretan pemain tambahan seperti Firza Valaza, Indra Pramujito, Jihane Almira, Elsa Japasal, hingga Joshua Suherman.
Tak hanya menyajikan kisah horor dengan teror supranatural, Sekawan Limo 2: Gunung Klawih juga disebut menghadirkan berbagai konflik sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat modern.
Cerita dalam film ini dikabarkan memiliki persoalan yang lebih kompleks dibanding pendahulunya yang berhasil mencetak jutaan penonton di bioskop.
Antusiasme publik terhadap film tersebut mulai terlihat sejak trailer resminya dirilis melalui kanal resmi Cinema XXI.
Kehadiran sekuel ini pun diharapkan mampu mengulang bahkan melampaui kesuksesan film pertamanya di industri perfilman Tanah Air.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]