Dijelaskannya, banjir yang terjadi ini tidak lepas dari hujan deras selama berjam-jam.
Selain itu, penyebab lain karena kondisi laut sedang pasang sehingga air yang harusnya ke laut tertahan dan meluap ke permukiman warga.
Baca Juga:
INALUM Gelar Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat, Pastikan Kesiapsiagaan Pegawai dan Keamanan Operasional
Untuk saat ini, sejumlah posko bencana didirikan di sejumlah daerah terdampak banjir.
Lebih rinci Henry menjelaskan, di Sei Rampah, sudah didirikan tenda atau dapur umum sebanyak delapan titik, lima unit perahu, 2.000 paket sembako dan 40 goni beras, mi instan 10 kotak, sembako 25 paket dan bantuan dinas sosial.
Kemudian di Kecamatan Tanjung Beringin, tersedia 3.300 goni beras ukuran 5 kg.
Baca Juga:
Diliputi Rasa Haru Polres Simalungun Rayakan Natal 2025"Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga"
Di Kecamatan Tebing Tinggi, terdapat 145 goni beras berukuran 5 kg dan dua tenda sudah didirikan.
Lalu, di Kecamatan Sipispis terdapat 36 goni beras ukuran 5 kg.
"Saat ini sudah ada 25 titik posko di daerah yang terdampak banjir," katanya.