WAHANANEWS.CO - Libur Imlek diprediksi memicu lonjakan kendaraan ke kawasan Puncak, dan polisi pun menyiapkan skema ganjil genap hingga sistem satu arah untuk mencegah kemacetan panjang di jalur wisata favorit tersebut.
Polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa ganjil genap dan one way atau sistem satu arah di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama periode libur Imlek.
Baca Juga:
Pak Ogah dan Joki Jalanan di Puncak Bogor, Pengamat: Potret Buruk Pariwisata yang Harus Dibenahi
"Untuk rencana rekayasa, kita akan melaksanakan antisipasi apabila ada terjadi kepadatan dengan mengoptimalkan rekayasa one way yang pertama. Kemudian, sebelum dilaksanakan one way itu, dilaksanakan ganjil genap," kata KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto pada Jumat (13/2/2026).
Ardian menjelaskan ganjil genap mulai disiapkan sejak sore hari dan kebijakan one way dapat diberlakukan hingga 17 Februari bertepatan dengan perayaan Imlek.
"Untuk ganjil genap nanti sampai hari Imlek itu di Selasa ya, iya betul tanggal 17 ya. Kalau memang itu kan cuti bersama, kalau sudah ditetapkan cuti bersama, itu pasti karena kan ditetapkan hari libur ya, libur nasional kan jadinya. Kalau untuk cuti bersama, itu juga kita laksanakan. Jadi mulai hari Sabtu sampai dengan hari Selasa," ungkapnya.
Baca Juga:
Awas! Curah Hujan Lagi Tinggi, BMKG Imbau Wisatawan di Puncak Bogor
Rekayasa tersebut dibahas dalam rapat lintas sektoral yang digelar bersama sejumlah instansi guna mengantisipasi kepadatan sekaligus potensi bencana di kawasan Puncak yang tengah memasuki musim hujan.
"Itu melibatkan dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dari TNI, kemudian BPBD serta Damkar untuk antisipasi apabila memang saat ini itu musim hujan sehingga kita antisipasi bencana juga," bebernya.
Polisi mengimbau para pengendara yang hendak menuju kawasan Puncak Bogor untuk terus memantau perkembangan rekayasa lalu lintas karena kebijakan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi di lapangan.
"Apabila sedang dilaksanakan penutupan, alangkah lebih baiknya untuk destinasinya bisa dialihkan di wilayah lain di Kabupaten Bogor, itu cukup banyak, baik itu wisata kuliner maupun wisata alam yang lainnya," sebutnya.
Pengendara juga diminta memastikan kendaraan dalam kondisi prima mengingat karakter jalan di Puncak yang menanjak dan menurun serta menyesuaikan waktu keberangkatan dengan aturan ganjil genap.
"Serta yang ketiga adalah selalu utamakan keselamatan, selalu berhati-hati, tertib dalam berlalu lintas, selalu menjaga jarak aman antarkendaraan agar tidak terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan," bebernya.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]