WAHANANEWS.CO, Jakarta - Tragedi memilukan terjadi di proyek bangunan kawasan TB Simatupang, Jagakarsa, ketika empat pekerja tewas diduga akibat paparan gas berbahaya dari dalam penampungan air, memicu perhatian serius terhadap keselamatan kerja di lapangan.
Empat pria pekerja ditemukan meninggal dunia di lokasi proyek gedung di Jalan TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Jumat (3/4/2026).
Baca Juga:
Petugas Air Mancur Patung Kuda Tewas Tersengat Listrik Saat Cek Pompa
“Betul, ada penemuan mayat tadi siang, sekarang masih diautopsi,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Mohamad Iskandarsyah pada Jumat (3/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa keempat jasad korban saat ini masih menjalani proses autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian.
“Para korban diduga menghirup gas yang keluar dari lokasi tersebut,” kata Kapolsek Jagakarsa AKP Nurma Dewi pada Jumat (3/4/2026).
Baca Juga:
Jembatan Gantung Ambruk di Banyumas, 7 Pegawai PLN Terlempar ke Sungai
Ia mengungkapkan bahwa insiden bermula ketika salah seorang pekerja terjatuh ke dalam gelonteng atau penampungan air saat membuka penutupnya.
Seorang rekan kerja yang berusaha menolong korban pertama justru ikut terjatuh ke dalam lubang tersebut.
“Pada saat evakuasi korban, saksi merasakan panas dan engap di sekitar gelonteng,” kata saksi berinisial DPA pada Jumat (3/4/2026).
Ia kemudian segera menghubungi ambulans setelah merasakan dampak gas yang keluar dari lubang tersebut.
Keempat korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pasar Rebo, namun dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di fasilitas kesehatan.
Selain korban meninggal, tiga pekerja lainnya dilaporkan mengalami sesak napas akibat paparan gas dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]