WahanaNews.co | Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah Papua berharap para tenaga medis dan pendidik di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, segera diungsikan ke tempat yang lebih aman.
Permintaan ini menyikapi meningkatnya eskalasi keamanan di Papua akhir-akhir ini.
Baca Juga:
Deretan 12 Kasus Pembakaran Sekolah oleh KKB Sepanjang 2023 hingga 2024
Ketua Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah Papua, Befa Yigibalom, mengatakan, tidak ada pilihan lain, Bupati Pegunungan Bintang diharapkan segera menarik tenaga medis, pendidik di wilayah sekitar kejadian ke Ibu Kota Kabupaten Pegunungan Bintang, yakni Distrik Oksibil.
"Memang jalur darat dari Distrik Kiwirok belum terhubung ke daerah sekitarnya, sehingga daerah seperti ini harus diperhatikan dengan serius," ujarnya, seperti dikutip Sabtu (18/9/2021).
Menurut Befa, pihaknya juga menyampaikan turut berduka cita dan memberikan penghormatan yang tinggi kepada tenaga medis, terutama korban yang sampai kehilangan nyawanya dan berharap keluarga diberikan kekuatan.
Baca Juga:
Sekolah di Pegunungan Bintang Dibakar KKB, Tindakan Merugikan Anak-Anak dan Guru
"Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah Papua mengutuk keras tindakan tersebut," ujar Befa, yang juga merupakan Bupati Lanny Jaya.
Dia mengutuk kejadian tersebut, dan menyatakan sebagai tindakan orang yang tidak beriman sama sekali.
Dia juga berharap pihak keamanan turun tangan untuk menangkap pelaku serta secepatnya menangkap mengadili sesuai dengan hukum yang berlaku.