Setelah polisi olah TKP, dari kejadian ini, warga dipimpin ketua RT setempat, berinisiatif dengan memasang atap darurat dari terpal supaya terhindari dari guyuran air bilang hujan.
Sementara itu, mengutip laporan Angga Pahlevi dari POSKOTA.CO.ID, Kanit Reskrim Polsek Beji, Iptu Waras, menyampaikan bahwa korban yang menjalani perawatan di RS Graha Permata Ibu.
Baca Juga:
Pakar Ungkap Bahaya Gas Metana Usai Ledakan Septic Tank di Pamulang
"Korban merupakan keluarga dari wartawan di Kota Depok. Kondisinya alami luka bakar dan masih dapat ditolong dibawa ke RS GPI Depok," katanya.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menyimpulkan bahwa ledakan terjadi saat korban hendak memasak di dapur. Lokasi kejadian kini telah dipasangi garis polisi.
"Sementara lokasi kejadian kami pasang garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara akibat ledakan tabung gas," ujar Waras.
Baca Juga:
Ledakan Misterius di Pamulang Hancurkan Rumah Warga, 7 Orang Terluka
Di sisi lain, Hendrik Raseukiy, jurnalisi dari WAHANANEWS.CO, menyebut bahwa korban merupakan kerabat dari istrinya dan saat ini dalam perawatan.
"Dapat informasi kalau ada musibah sepupu dari istri akibat ledakan gas membuat rumahnya hancur. Kondisi korban Sambismo Wicaksono alias Semmy, 46, hanya terluka bakar dan sudah dirawat di RS GPI Depok," ungkapnya.
Keluarga besar dari korban, ramai sudah mengunjungi kediaman untuk belasungkawa sebagai bentuk bantuan moril dan juga bantuan lainnya.