WahanaNews.co | Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan Bendungan Tukul di
Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Minggu (14/2/2021).
Jokowi mengungkap, bendungan tersebut merupakan infrastruktur yang memiliki peran
untuk mengendalikan banjir, mengairi sawah dan membantu penyediaan air baku.
Baca Juga:
Hindari Gagal Produksi listrik, ALPERKLINAS Dorong Pemerintah Awasi Ketat Pemeliharaan Bendungan yang Digunakan PLTA
Jokowi mengharapkan bendungan tersebut
dapat membantu proses penyediaan air baku 300 liter per detik dengan kapasitas
tampung 8,7 juta meter kubik.
"Bendungan ini bisa memberikan
manfaat besar ke 600 hektar sawah sehingga meningkatkan indeks pertanaman dari
biasanya 1 kali tanam padi dan 1 kali tanam palawija, menjadi 2 kali tanam padi
dan 1 kali palawija," kata Jokowi.
Lantas, apa itu Bendungan Tukul?
Baca Juga:
Bendungan Raksasa Cijurey di Jonggol, Bisa Bikin Panen Padi Petani Naik 463%
Mengutip situs resmi Kementerian PUPR,
Bendungan Tukul merupakan bendungan yang berlokasi di Kabupaten Pacitan, Jawa
Timur.
Bendungan tersebut mulai dibangun
sejak 2013 hingga 2021 dengan anggaran APBN sebesar Rp 904,4
miliar.
Bendungan ini sudah mulai dilakukan
pengisian awal (impounding) sejak 1
September 2020 lalu.