WAHANANEWS.CO, Jakarta - PLN memastikan keandalan pasokan listrik pada pelaksanaan Perayaan Natal Nasional 2025 yang digelar di Tennis Indoor Gelora Bung Karno (GBK), Senayan (5/1/2025). Acara ini menjadi momen penting yang mempererat persatuan bangsa, dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, serta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih.
Ketua Penyelenggara Perayaan Natal Nasional 2025 yang juga Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik menjadi elemen krusial dalam penyelenggaraan acara nasional yang melibatkan pimpinan negara dan ribuan jemaat.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Gelar Apel Penyalaan Serentak Pasang Baru dan Tambah Daya 1.700 Pelanggan
“Perayaan Natal Nasional merupakan kegiatan berskala nasional yang menuntut kesiapan teknis tinggi. Dukungan PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal dan tanpa gangguan menjadi fondasi penting agar seluruh rangkaian ibadah dan acara dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan khidmat,” ujar Maruarar.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran acara yang sarat makna bagi umat Kristiani dan masyarakat Indonesia, PLN menyiapkan sistem pasokan listrik berlapis yang andal.
Persiapan ini mencakup pengerahan 5 unit Uninterruptable Power Supply (UPS) dengan total kapasitas 1.300 kVA serta 6 unit Gardu Bergerak berdaya total 2.630 kVA yang ditempatkan di titik strategis area acara. Seluruh peralatan terintegrasi dengan jaringan utama sebagai cadangan berlapis untuk memastikan listrik tanpa gangguan.
Baca Juga:
Percepat Pemulihan Kelistrikan Pasca Bencana Aceh, Tim PLN UID Jakarta Raya Tuntaskan 38 Aktivitas Recovery
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menegaskan komitmen PLN dalam mendukung acara nasional yang melibatkan pimpinan negara dan ribuan peserta.
“PLN berkomitmen penuh memastikan pasokan listrik pada Perayaan Natal Nasional berjalan andal, aman, dan tanpa kedip. Seluruh sistem kelistrikan telah kami siapkan secara berlapis, didukung personel siaga yang bersiaga penuh sejak tahap persiapan hingga acara selesai,” ujar Andy Adcha.
Selain kesiapan peralatan, PLN juga menurunkan 102 personel siaga yang terdiri dari petugas teknik, pengamanan jaringan, dan tim pengendalian sistem. Mereka ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk memastikan respons cepat jika terjadi potensi gangguan.