WAHANANEWS.CO - Penangkapan Taufik Hidayat, pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya selama bertahun-tahun, mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Dedi juga menyinggung kelanjutan sayembara Rp250 juta yang sebelumnya diumumkan untuk membantu penangkapan pelaku.
Dedi Mulyadi mengaku telah menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Jawa Barat Irjen Setiawan atas keberhasilan jajaran Polda Jabar yang bergerak cepat menangkap Taufik Hidayat (30).
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Tak Tinggal Diam, Buronan Kasus YTR Diburu dengan Sayembara Rp250 Juta
"Yang pertama, saya ucapkan terima kasih. Tadi malam saya sudah sampaikan ucapan terima kasih kepada Pak Kapolda, bahwa cepat sekali Taufik Hidayat bisa ditangkap," ungkap Dedi kepada wartawan di Garut, Rabu (24/6/2026).
Selain mengapresiasi kinerja kepolisian, Dedi berharap Taufik Hidayat mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya terhadap korban berinisial YTR (29).
"Ya hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Itu berat lho. Diserahkan kepada hakim atas dasar perbuatan yang dilakukan. Yang pasti harus hukuman yang paling berat dari pasal yang ada," ucap Dedi.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Beri Bonus Rp1 Miliar untuk Persib Usai Raih Hattrick Juara
Dalam kesempatan tersebut, Dedi juga menanggapi pertanyaan mengenai nasib sayembara penangkapan Taufik Hidayat dengan hadiah Rp250 juta yang sempat diumumkan sebelumnya.
Menurut Dedi, hadiah sayembara tersebut pada awalnya ditujukan bagi masyarakat yang memberikan informasi hingga pelaku berhasil ditemukan.
"Sekarang polisi yang menemukan, nanti kita bicarakan," katanya.
Dedi mengaku akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kapolda Jawa Barat untuk membahas kelanjutan sayembara tersebut mengingat penangkapan dilakukan oleh aparat kepolisian.
"Takutnya kan ada unsur yang melanggar karena ini aparat. Nanti saya akan ketemu dengan Pak Kapolda," tutur KDM.
Sebelumnya, Taufik Hidayat menjadi buronan setelah diduga melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya, YTR, dalam kasus yang menyita perhatian publik dan memicu berbagai desakan agar pelaku segera ditangkap.
Keberhasilan penangkapan Taufik oleh tim Polda Jawa Barat pun mengakhiri pelarian pelaku sekaligus membuka jalan bagi proses hukum yang kini tengah berjalan.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]