WahanaNews.co | Debit air terjun Lembah Anai normal kembali usai meluap hebat pada Senin (13/6/2022) sore sekitar pukul 17.00 WIB, yang dipicu hujan deras.
Lalu lintas di area air terjun juga sempat putus total pada Senin sore karena debit air yang tumpah ruah hingga ke jalanan.
Baca Juga:
Main Air Terjun Punya Manfaat Kesehatan, Simak Penjelasan Ini
Namun, pada Selasa (14/6/2022) siang, debit air terjun Lembah Anai sudah kembali normal, begitu juga dengan lalu lintas.
Salah seorang warga yang melintas di jalan tersebut, Selasa (14/6/2022), Yudha (24) mengatakan hari ini air terjun sudah kembali normal seperti biasa.
"Jalanan juga lancar, tidak ada kemacetan," jelasnya.
Baca Juga:
Jalan Lintas Sumbar-Riau Digenangi Luapan Air Terjun Lembah Anai
Menurutnya, debit air terjun memang sempat tumpah ruah seperti air bah pada Senin. Ia mengetahui hal itu dari video yang beredar di media sosial.
Sebelumnya, debit air terjun Lembah Anai meningkat drastis sehingga airnya meleber hingga ke jalan dan merendam bahu jalan, sekitar pukul 17.00 WIB.
Kasat Lantas Polres Padangpanjang, Iptu Aldy Lazzuardi mengatakan petugas harus menutup total arus lalu lintas akibat debit luapan air terjun dapat membahayakan kendaraan pada Senin sore.
"Penutupan tersebut berlangsung selama 30 menit kemarin. Namun, hari ini sudah kembali normal," jelasnya.
Ia menyebut jalan kembali normal dan bisa dilewati karena intensitas hujan juga berkurang pada Selasa, dan kendaraan sudah bisa melintasi jalan seperti biasa.
Meski demikian, ia mengimbau pengendara yang melintas agar tetap hati-hati, mengingat cuaca yang kurang bersahabat beberapa waktu belakangan.
Terletak di Sumatera barat, air terjun ini memiliki keunikan tersendiri karena letaknya yang berada di pinggir jalan Raya Padang-Bukittinggi, Kaki Gunung Singgalang.
Air Terjun Lembah Anai merupakan aliran air yang berasal dari Gunung Singgalang dan Gunung Merapi yang menerobos Bukit Barisan. Air Terjun ini merupakan konservasi Cagar Alam Lembah Anai.
Posisi tersebut membuat pengendara yang melintas kerap berhenti di lokasi tersebut untuk menikmati Air Terjun Lembah Anai.
Sebagian banyak wisatawan yang berkunjung merupakan pengendara yang tengah melintas di jalan tersebut.
Untuk bisa menggapai Air Terjun Lembah Anai tersebut, para pengunjung harus melewati beberapa anak tangga, lalu mengikuti jalan datar dan turunan hingga sampai ke air terjun.
Di area yang sama, para pengunjung juga bisa melihat jalur kereta api peninggalan Belanda yang sudah tidak digunakan lagi.
Jalur kereta api tersebut menghubungkan Pelabuhan Teluk Bayur di Padang ke Sawahlunto.
Rute perjalanan jalur kereta api tersebut melewati Lembah Anai, Padang Panjang, tepian Danau Singkarak, dan terus ke Sawahlunto.
Untuk bisa menikmati Air Terjun Lembah Anai tersebut, para pengunjung bisa membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000 per orang.
Dari Bandara Udara Minangkabau Padang, para pengunjung membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam menggunakan kendaraan mobil untuk bisa mencapai kawasan tersebut.
Rute perjalanan menuju Lembah Anai ini melewati berbagai bukit dan juga jurang yang terjal, serta penuh pohon-pohon besar yang menutupi barisan bukit di sekelilingnya. [rin]