Meski
demikian, lanjut dia, target garapan tersebut terbilang lebih rendah dari
target awal sebanyak 5.000 hektar lahan di 2021.
Menurutnya,
proyek ini cukup rumit, sebab membutuhkan koordinasi berbagai kementerian,
sehingga memakan waktu untuk kesiapannya.
Baca Juga:
PT Agincourt Resources Berhasil Tingkatkan Volume Daur Ulang Sampah Plastik
"Jadi, target
kita tahun ini, paling tidak 3.000 hektar, dari kami berencana 5.000 hektar.
Ini tidak mudah, karena prosesnya tidak sesederhana yang saya bayangkan, jadi
semua kementerian terintegrasi melakukan pekerjaan ini," jelas Luhut.
Menurut
Luhut, berdasarkan tinjauannya ke lokasi, proyek food estate Humbahas memiliki progres yang baik. Termasuk pada lahan 215 hektar
yang sudah ditanami tanaman hortikultura.
"Food estate di Humbang Hasundutan itu
progressnya berjalan cukup bagus," kata dia.
Baca Juga:
Cara Menanam Mentimun Hidroponik Agar Berbuah Lebat
Diketahui, proyek food
estate Humbahas sudah mulai digarap pemerintah sejak akhir tahun lalu.
Lumbung
pangan ini pun direncanakan untuk melibatkan peran swasta.
Menurut
catatan Kementerian Pertanian (Kementan), ada tujuh pihak swata yang telah
menanamkan modalnya, yakni PT Indofood,
PT Calbee Wings, PT Champ, PT Semangat Tani
Maju Bersama, PT Agra Garlica, PT Agri Indo Sejahtera, dan PT Karya Tani Semesta.