WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pemerintah terus memperkuat pengembangan talenta nasional melalui pengintegrasian berbagai data strategis.
Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas mengenai integrasi serta pemanfaatan data Manajemen Talenta Nasional (MTN).
Baca Juga:
Cara Cek Status Penerima KIP Kuliah 2026 Secara Online
Penandatanganan kerja sama ini berlangsung di Kantor Bappenas pada Jumat (6/3/2026).
Kolaborasi tersebut bertujuan menyatukan berbagai sumber data penting guna memperkuat tata kelola manajemen talenta nasional.
Dalam kerja sama ini, sejumlah basis data milik Kemdiktisaintek seperti Science and Technology Index (SINTA), Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), dan Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA) akan dihubungkan dengan Basis Data Terpadu Manajemen Talenta Nasional (BDT MTN) yang dikelola oleh Bappenas.
Baca Juga:
Bappenas Usul Pemisahan DKPP dari Kemendagri demi Perkuat Penegakan Etik Pemilu
Integrasi data tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun sistem pengelolaan talenta nasional yang lebih terstruktur dan terintegrasi.
Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco, menyampaikan bahwa integrasi data ini merupakan langkah penting untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan talenta nasional, khususnya pada bidang riset dan inovasi.
Dengan adanya sistem data yang terhubung, pemerintah diharapkan dapat memanfaatkan informasi pendidikan tinggi dan riset secara lebih optimal untuk mendukung perencanaan pembangunan nasional yang berbasis data serta pengembangan talenta yang lebih terarah.