"Namun, dari 19 calon penerima beasiswa kedokteran itu, hanya akan diterima 10 orang saja, kemudian sisanya akan ditempatkan di fakultas lain seperti kesehatan, farmasi dan perawat," katanya.
Pihaknya tidak bisa memastikan apakah akan melakukan perekrutan setiap tahunnya terhadap para penghafal Al Quran tersebut untuk diberikan program beasiswa kedokteran seperti yang dilaksanakan di 2023 ini.
Baca Juga:
Kemenag Buka Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2025 pada 1 April, Simak Syaratnya!
"Insya Allah, soalnya biayanya sampai puluhan miliar itu," katanya.
Sementara Pimpinan Cabang Ganesha Operation Lombok Riki Ricardo mengatakan pihaknya berkomitmen menerima kerjasama antara yayasan peduli yatim dan dhuafa tersebut.
"Saya sangat merasa terhormat dapat dilibatkan dalam visi yang sangat istimewa untuk memfasilitasi para santri penghafal ini," ujarnya.
Baca Juga:
Putra-putri Nias Barat Bakal Dapat Beasiswa Dokter Spesialis, Eliyunus Waruwu: Kuliah di UGM dan USU
Ia juga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah daerah yang sudah mempercayakan kepada GO dan pihaknya akan bekerja keras dengan penuh rasa tanggung jawab.
"Kami akan mulai mengawali program dengan mendata dan meng-input data siswa untuk dimasukkan ke dalam database GO," tutupnya.
[Redaktur: Zahara Sitio]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.