Pemaparan survei ini disampaikan oleh anak-anak peneliti, namun KPAI sengaja tidak mengungkap nama mereka.
"Itu yang paling banyak (tidak disukai) adalah rasa dan kualitas makanan sekitar 52 persen," kata anak," kata Peneliti Anak melalui siaran Zoom, Rabu (12/11/2025).
Baca Juga:
Menelisik Kasus Ibu Menyusui di Karawang, Masuk Bui Gegara Tak Bayar Kredit Mobil
Jadwal pengantaran makanan yang sering telat Selain itu temuan survei ini juga menunjukkan rasa dan kualitas menjadi alasan terbanyak siswa tidak menyukai MBG dan disusul oleh jawaban menu makanan dan jadwal pengantaran makanan yang sering telat.
Jika dilihat dari sebaran jawaban berdasarkan wilayah, rasa dan kualitas makanan dominan dipilih tidak disukai ada di wilayah Yogyakarta, Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Barat, NTB, dan NTT.
Sementara di wilayah lain seperti Aceh, Jawa Tengah, dan Sulawesi Tengah, jadwal makanan justru merupakan jawaban yang paling banyak dipilih sebagai alasan tidak menyukai MBG.
Baca Juga:
Dinas PRKP DKI Jakarta Pilih Perusahan Kontruksi Kelebihan SKP Kerjakan Proyek Miliaran
"Setelah itu ada menu makanan sekitar 33,5 persen, jadwal makanan sekitar 22,1 persen, lain-lainnya sekitar 17,8 persen, cara penyajian makanan sekitar 13,5 persen, dan tidak ada sekitar 6,4 persen," jelas Peneliti Anak.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.