Adapun daerah afirmasi adalah wilayah yang masuk dalam kategori daerah terdepan, terpencil, tertinggal (3T).
Sedangkan, beasiswa khusus (targeted) ditujukan khusus untuk PNS, TNI, dan Polri. Peserta LPDP dari instansi pemerintahan tersebut harus memiliki surat persetujuan dari pimpinan lembaganya untuk mengikuti pendidikan jika diterima kelak.
Baca Juga:
Kemenag Buka Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2025 pada 1 April, Simak Syaratnya!
Program beasiswa targeted juga ditujukan kepada para pelaku usaha atau wirausahawan untuk meneruskan kuliah program magister ke luar negeri.
Terakhir, namun paling banyak peminatnya adalah program beasiswa LPDP reguler. Program reguler, ditujukan kepada siapa saja yang ingin meneruskan pendidikan sarjana, magister, atau doktoral.
Program beasiswa reguler ini juga terbuka untuk peserta yang ingin menempuh pendidikan di perguruan tinggi peringkat utama dunia (PTUD) di luar negeri. Karena program beasiswa reguler bisa diikuti siapa saja, tak heran banyak peminat mendaftar melalui 'pintu masuk' LPDP satu ini.
Baca Juga:
Putra-putri Nias Barat Bakal Dapat Beasiswa Dokter Spesialis, Eliyunus Waruwu: Kuliah di UGM dan USU
Adapun seleksi yang harus dilalui, baik bagi peserta afirmasi, targeted, atau reguler, memiliki tahapan yang sama. Pertama, melalui seleksi administrasi, seleksi substansi akademik (tes skolastik), seleksi wawasan kebangsaaan, dan interview.
Khusus untuk peserta yang memilih mendaftar di PTUD dengan LPDP, maka seleksi substansi akademik akan dilewati dan langsung melalui seleksi wawasan kebangsaan. [bay]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.