WAHANANEWS, Jakarta - Direktur Utama PLN Electricity Services (PLN ES), Susiana Mutia, terpilih sebagai penerima penghargaan Transformational Leadership in Electricity Service Innovation pada ajang Energy Executive Award 2026. Penghargaan ini diserahkan dalam rangkaian acara yang mengusung tema “Leadership Towards Energy Sustainability”, sebagai bentuk apresiasi kepada para pemimpin yang dinilai berhasil menghadirkan kepemimpinan visioner, inovasi, serta kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan energi Indonesia. Ajang ini diprakarsai oleh Majalah Listrik Indonesia (MLI).
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyampaikan bahwa pemerintah terus menggenjot diversifikasi sumber energi bersih.
Baca Juga:
Perkuat Pengembangan Layanan dan Bisnis Ketenagalistrikan, PLN ES Teken Kerjasama dengan Maxima Daya Indonesia
“Mulai dari pemanfaatan biodiesel, bioetanol, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), mikrohidro, hingga pengembangan hidrogen sebagai energi masa depan,” ucapnya, dikutip Selasa (28/7/2026)
Terpilihnya Susiana Mutia dalam kategori Transformational Leadership in Electricity Service Innovation merupakan bentuk pengakuan atas kepemimpinannya dalam mendorong transformasi layanan kelistrikan yang lebih inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan, sejalan dengan agenda besar transisi energi nasional.
Direktur Utama PLN ES, Susiana Mutia, mengatakan bahwa penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh insan PLN ES untuk terus berinovasi.
Baca Juga:
Perkuat Kelistrikan di Kawasan PIK 2, PLN ES & PLN UID Banten Resmikan Kantor Pelayanan Teknik
“Penghargaan ini kami maknai sebagai amanah sekaligus pengingat bahwa perjalanan transformasi layanan kelistrikan belum berhenti. Kami akan terus berinovasi menghadirkan layanan yang lebih andal, efisien, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung penuh agenda pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan energi nasional menuju keberlanjutan energi Indonesia,” jelasnya.
Pihaknya menjelaskan, transformasi tersebut turut ditopang oleh sejumlah inisiatif perbaikan proses bisnis internal dan layanan yang telah dijalankan PLN ES, di antaranya SmartPayment untuk mempercepat proses pembayaran kepada pemasok, I-SCM untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok, ES Edu sebagai media peningkatan kompetensi petugas, serta Customer Information System (CIS) untuk mempermudah dan meningkatkan efisiensi layanan pelanggan.
“Kami terus melakukan perbaikan proses bisnis internal dan layanan secara menyeluruh, mulai dari SmartPayment yang mempercepat proses pembayaran kepada pemasok, I-SCM yang meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat waktu produksi serta respons, ES Edu untuk mengukur dan menutup gap kompetensi personel lapangan, hingga Customer Information System yang membantu kami memahami kebutuhan pelanggan secara lebih baik. Inovasi-inovasi ini adalah fondasi yang membuat transformasi layanan kami berkelanjutan, bukan sekadar seremonial,” tambah Susiana.
Ia menambahkan, capaian ini tidak lepas dari kerja kolektif seluruh insan PLN Electricity Services yang terus berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik bagi pelanggan di seluruh Indonesia.
[Redaktur: Sopian Simanjuntak]