Selain hal tersebut, PJB juga akan mendapatkan perhatian khusus dari National Security Operation Center (NSOC) terhadap traffic tidak wajar yang mengarah ke PJB.
Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko PLN Sinthya Roesly, menyampaikan bahwa PLN Group termasuk PJB saat ini tengah berada di fase transformasi digital, di mana faktor keamanan menjadi vital di dalamnya.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
Sinergi bersama BSSN adalah salah satu upaya PLN Group untuk memperkuat pengamanan infrastruktur digital tersebut.
"PJB-CSIRT yang kita launching hari ini merupakan bentuk keseriusan dan konsistensi kami dalam mengupayakan peningkatan perlindungan sistem dan data untuk mengakselerasi pencapaian target-target transformasi digital di PLN Group," ujar Sinthya.
Senada, Direktur Utama PT PJB, Gong Matua Hasibuan menyambut baik kerja sama antarlembaga ini. Menurutnya, seiring dengan perkembangan era digital ini, diperlukan pula kompetensi dan sinergi antarlembaga dalam bidang keamanan digital. Salah satunya melalui kerja sama dengan BSSN.
Baca Juga:
Tarif Listrik April 2025 Tidak Naik, Ini Alasannya!
"Kami ingin memberikan apresiasi tertinggi kepada BSSN yang secara profesional telah berkolaborasi dengan kami, menjadi kebanggaan bagi PJB sebagai perusahaan sektor energi pertama yang menerapkan CSIRT di Indonesia," ujar Gong Matua. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.