WahanaNews.co, Purwokerto - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak mahasiswa untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan sejak dini serta memiliki orientasi menjadi eksportir. Ajakan tersebut sejalan dengan program Kementerian Perdagangan (Kemendag) bertajuk Dari Lokal untuk Global yang diluncurkan pada tahun ini dan dapat dimanfaatkan oleh kalangan mahasiswa.
Salah satu kegiatan dalam program tersebut adalah Campuspreneur, sebuah inisiatif strategis Kemendag yang bertujuan memperkuat kapasitas kewirausahaan sekaligus membuka akses ke pasar global. Campuspreneur menjadi satu dari empat klaster kegiatan dalam program Dari Lokal untuk Global. Adapun tiga klaster lainnya meliputi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor), Desa Bisa Ekspor, serta Kemitraan UMKM.
Baca Juga:
Mendag Busan dan Menteri PPPA Resmikan Fasilitas Taman Asuh Ramah Anak (TARA) "Little Star Club"
Hal tersebut disampaikan Mendag Budi Santoso secara daring saat membuka simposium Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (BEM PTMA) bertema “Redefinisi Peran Mahasiswa PTMA: Mengawal Konsolidasi Demokrasi dan Kedaulatan Menuju Indonesia Emas 2045”. Simposium tersebut digelar di Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Jateng, Jumat (16/1).
“Untuk memunculkan dan melatih jiwa kewirausahaan, Kemendag memiliki program Campuspreneur, yakni bentuk kerja sama dengan universitas melalui pelatihan ekspor dan pendampingan desain produk,” ujar Budi Santoso.
Ia menjelaskan, Campuspreneur merupakan upaya kolaboratif antara pemerintah dan institusi pendidikan untuk melahirkan generasi muda yang berjiwa wirausaha. Program ini berfokus pada pengembangan produk ekspor, peningkatan kapasitas pelaku usaha ekspor, serta perluasan pasar ekspor. Program tersebut juga bersifat terbuka untuk umum sehingga dapat dimanfaatkan mahasiswa yang berminat menekuni dunia usaha.
Baca Juga:
Mendag Busan: Sinergi Komunikasi dan Kebijakan Publik adalah Kunci Kejar Target Ekonomi 8 Persen
Lebih lanjut, Budi Santoso menekankan pentingnya peran wirausahawan dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, kolaborasi antara institusi pendidikan dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan inovasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta merespons tantangan perekonomian global.
“Program pemerintah memiliki kesamaan dengan visi dan misi Muhammadiyah untuk mewujudkan Islam yang berkemajuan,” kata Budi Santoso.
[Redaktur: Alpredo]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.