WahanaNews.co, Banyuasin - Mendag Budi Santoso melepas ekspor perdana tiga kontainer produk makanan hewan peliharaan (pet food) produksi PT Evo Manufacturing Indonesia (EMI) ke Filipina, Kamis (12/2). Pelepasan ekspor dilakukan di pabrik PT EMI yang berlokasi di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Nilai ekspor perdana tersebut mencapai 176.000 dollar AS atau setara Rp3 miliar. Produk yang dikirim terdiri dari 2.300 boks makanan basah dalam kaleng (canned wet food), 11.200 boks pasta dalam kemasan (pouch pâté), serta 12.000 boks daging kaldu dalam kemasan (pouch chunk in gravy).
Baca Juga:
Mendag Pastikan Harga Bapok Stabil Jelang Ramadan dan Idulfitri
Budi mengatakan, ekspor perdana ini menjadi bukti bahwa daya saing produk pet food Indonesia semakin diperhitungkan di pasar global.
“Bagus sekali, apalagi ini ekspor perdana yang diproduksi lokal. Kita sudah bisa membuat makanan kucing yang diekspor dan kucing jenis apa pun di dalam negeri bisa makan ini. Kucing boleh impor, tapi makanan harus lokal,” ujar Budi.
Secara nasional, kinerja ekspor pet food Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan positif. Pada periode 2020–2024, ekspor produk ini tumbuh signifikan sebesar 158,27 persen. Sementara itu, pada Januari–November 2025, nilai ekspor pet food Indonesia tercatat mencapai 8,25 juta dollar AS.
Baca Juga:
UMKM BISA Ekspor Fasilitasi 1.217 UMKM Sepanjang 2025, Hasilkan Transaksi USD 134,87 Juta
Sejumlah negara tujuan utama ekspor antara lain India, Malaysia, Jepang, Filipina, dan Hong Kong. Filipina menjadi salah satu pasar potensial dengan permintaan produk pet food dari Indonesia yang terus meningkat.
Berdasarkan data International Trade Center (ITC), produk pet food Indonesia masih memiliki peluang pasar yang besar. Selain pasar tradisional seperti Amerika Serikat dan Jepang, produk ini juga diminati di pasar nontradisional seperti Taiwan dan Selandia Baru.
Budi mengajak para eksportir untuk memanfaatkan berbagai perjanjian dagang yang telah dimiliki Indonesia dengan negara mitra guna mendorong peningkatan ekspor. Beberapa perjanjian tersebut antara lain Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), Indonesia-Australia CEPA, dan Indonesia-Chile CEPA.