WAHANANEWS.CO, Jakarta - Penggunaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Indonesia menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Hal ini sejalan dengan semakin luasnya pembangunan infrastruktur pengisian daya yang terus didorong oleh PT PLN (Persero) bersama berbagai mitra strategis.
Baca Juga:
Tren Kendaraan Elektrifikasi, Mobil Hybrid Laku Keras di RI Ternyata Ini Alasannya
Meski demikian, masih terdapat banyak masyarakat dan pengguna kendaraan listrik yang belum memahami secara jelas perbedaan jenis charging station yang tersedia, serta jenis pengisian daya yang paling sesuai dengan kapasitas baterai kendaraan mereka.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto, menjelaskan bahwa pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur semata.
Menurutnya, edukasi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting agar penggunaan kendaraan listrik dapat dilakukan secara optimal.
Baca Juga:
Komisaris Independen dan Direktur Distribusi Pastikan Kesiapan SPKLU Ultra Fast Charging, Dukung Kelancaran Mudik Hari Raya Idulfitri di Provinsi Banten
Ilustrasi Petugas PLN tengah memberikan edukasi menu EV di dalam aplikasi PLN Mobile kepada pengguna kendaraan listrik di salah satu SPKLU.
“PLN tidak hanya membangun infrastruktur pengisian daya, tetapi juga berkomitmen memberikan edukasi kepada masyarakat agar penggunaan kendaraan listrik semakin mudah, aman, dan nyaman. Dengan memahami jenis charging station yang tersedia, pengguna dapat mengoptimalkan proses pengisian daya sesuai kebutuhan mobilitas mereka,” ujar Gregorius.
Ia menambahkan bahwa pemahaman mengenai jenis-jenis pengisian daya sangat penting agar pengguna dapat menyesuaikan metode pengisian dengan aktivitas harian maupun kebutuhan perjalanan jarak jauh.