Tampak Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mrica dengan kapasitas 180 megawatt (MW) yang berada di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. PLTA yang berdiri sejak tahun 1988 ini menjadi salah satu pembangkit hijau penopang sistem kelistrikan Jawa dan Bali.
“Seiring dengan tren transisi energi bersih dan hijau yang kian meningkat di kalangan pelaku industri, PLN mencatatkan pertumbuhan layanan REC yang positif sepanjang tahun 2025 hingga 19,65% dibandingkan periode yang sama. Hal ini merefleksikan kesiapan pemain di sektor industri dan bisnis yang semakin serius berperan dalam transisi energi terbarukan demi meningkatkan daya saing,” ujar Darmawan.
Baca Juga:
Bangunan Baru Kini Lebih Cepat Berfungsi, Pasang Listrik Bisa Lewat PLN Mobile
Berdasarkan data historis, penjualan REC PLN sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2020 hingga 2025 terus mengalami peningkatan secara konsisten.
Kondisi ini menunjukkan bahwa REC semakin diterima sebagai solusi strategis bagi pelaku usaha dalam mendukung pemanfaatan energi terbarukan sekaligus berkontribusi nyata dalam menekan emisi karbon.
“Sebagai tulang punggung penyedia EBT nasional, PLN berkomitmen meningkatkan daya saing industri dengan menyediakan layanan listrik hijau yang 100% dipasok oleh pembangkit EBT kami melalui REC. Kami siap melayani kebutuhan listrik hijau untuk sektor bisnis dan industri dengan proses yang mudah dan cepat," ujar Darmawan.
Baca Juga:
Butuh Listrik Tambahan untuk Acara? PLN Hadirkan Layanan Penyambungan Sementara Lewat PLN Mobile
Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, mengungkapkan bahwa tingginya minat dari pelanggan industri berat dan manufaktur berskala besar menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan layanan REC sepanjang tahun 2025.
Sektor ini memiliki kebutuhan energi yang besar dan berkelanjutan, sehingga perannya sangat signifikan dalam kinerja penjualan REC.
Ilustrasi petugas PLN yang sedang melakukan inspeksi di cooling tower Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong di Tomohon, Sulawesi Utara. PLTP Lahendong merupakan pembangkit EBT yang menyumbang listrik bersih terbesar di sistem Sulawesi Utara dan Gorontalo serta berkontribusi terhadap layanan REC.