WAHANANEWS.CO.Jakarta- PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Garut terus melakukan sosialisasi door to door kepada masyarakat untuk mengingatkan pentingnya menjaga jarak aman bangunan dengan jaringan listrik tegangan menengah (JTM). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan kecelakaan listrik sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik.
Melalui sosialisasi langsung ke rumah warga dan lingkungan permukiman, petugas PLN memberikan penjelasan mengenai ketentuan jarak aman minimal 3 meter antara bangunan, pepohonan, maupun aktivitas lainnya dengan jaringan listrik. Edukasi ini penting terutama bagi warga yang sedang atau akan melakukan pembangunan maupun renovasi rumah.
Baca Juga:
PLN Garut Ajak Pelanggan Catat Meter Mandiri Lewat Kampanye SwaCAM Time
Manager PLN UP3 Garut, Atikah Dewi Anggreny, mengatakan pendekatan door to door dipilih agar pesan keselamatan dapat diterima secara langsung dan mudah dipahami masyarakat.
“Masih banyak masyarakat yang belum menyadari risiko bangunan terlalu dekat dengan jaringan listrik. Karena itu, kami turun langsung ke lapangan untuk mengingatkan dan mengedukasi agar masyarakat lebih waspada dan mengutamakan keselamatan,” ujarnya.
Menurut Atikah, bangunan yang terlalu dekat dengan jaringan listrik berpotensi menimbulkan bahaya, mulai dari gangguan listrik hingga risiko kecelakaan yang dapat membahayakan penghuni rumah maupun lingkungan sekitar.
Baca Juga:
PLN UP3 Cianjur Imbau Masyarakat Gunakan Listrik Aman dan Tertib
Di Bandung, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa edukasi keselamatan ketenagalistrikan merupakan bagian penting dari pelayanan PLN kepada masyarakat.
“Kami terus mendorong unit PLN di daerah untuk aktif memberikan edukasi langsung kepada masyarakat. Menjaga jarak aman dari jaringan listrik adalah langkah sederhana, tetapi sangat penting untuk mencegah kecelakaan dan menjaga keandalan listrik,” kata Sugeng.
PLN mengimbau masyarakat Garut untuk selalu memperhatikan jarak aman jaringan listrik saat membangun atau merenovasi rumah. Jika menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan, masyarakat dapat melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123 agar dapat segera ditindaklanjuti.