WAHANANEWS.CO, Jakarta - Desa Karangasem, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, siang itu dipenuhi suasana haru dan bahagia.
Senyum mengembang di wajah warga ketika satu per satu rumah mereka mulai tersambung listrik.
Baca Juga:
Hujan Lebat dan Banjir Mengintai, PLN Minta Masyarakat Perhatikan Keselamatan Listrik
Bagi sebagian besar warga yang selama ini hidup dalam keterbatasan, cahaya yang kini menerangi rumah mereka bukan sekadar lampu yang menyala, melainkan simbol dari harapan baru dan perubahan hidup yang dibawa oleh PT PLN (Persero) melalui program “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan.”
Program sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, yang menjadi momentum bagi PLN untuk menegaskan kembali komitmennya dalam menghadirkan energi berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia, tanpa terkecuali.
Sebanyak sepuluh rumah tangga di Desa Karangasem menjadi penerima manfaat program tersebut.
Baca Juga:
Penjualan REC PLN Tembus 6,43 TWh, Minat Industri terhadap Energi Hijau Terus Meningkat
Mayoritas dari mereka adalah keluarga petani yang sebelumnya masih menumpang sambungan listrik dari rumah tetangga karena keterbatasan biaya.
Kini, mereka dapat menikmati listrik secara mandiri, aman, dan legal berkat kepedulian PLN.
Salah satu penerima manfaat, Kuzaemah, mengungkapkan rasa syukurnya saat rumahnya memiliki sambungan listrik sendiri, kini ia dan keluarga dapat beraktivitas lebih nyaman dan produktif.