WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) berhasil memulihkan pasokan listrik pada 34 rumah sakit dan puskesmas yang terdampak banjir bandang di Provinsi Aceh.
Pemulihan ini menjadi faktor krusial kembalinya layanan kesehatan bagi masyarakat dan pengungsi, sehingga akses terhadap pelayanan medis dapat berjalan normal kembali.
Baca Juga:
Bangun Ekosistem K3 Yang Profesional, PLN UP3 Rantauprapat Gelar Apel Bulan K3 Nasional 2026
PLN menyampaikan, ke-34 fasilitas kesehatan tersebut tersebar di enam kabupaten dan kota, meliputi Aceh Tamiang, Gayo Lues, Kota Langsa, Pidie Jaya, Aceh Tengah, dan Aceh Timur. Fasilitas yang dipulihkan mencakup rumah sakit umum daerah hingga puskesmas di wilayah perkotaan dan daerah yang sempat terisolasi akibat bencana.
“Begitu bencana terjadi, prioritas kami adalah memastikan fasilitas vital seperti rumah sakit dan puskesmas bisa kembali mendapatkan listrik secara aman. Ini penting agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak terhenti,” ujar perwakilan manajemen PLN, dikutip dalam keterangan resmi, Selasa.
Di lapangan, PLN menghadapi tantangan berat. Sejumlah fasilitas kesehatan ditemukan masih terendam lumpur, sementara kebutuhan layanan medis bagi warga terdampak terus meningkat.
Baca Juga:
PLN Pulihkan Listrik Aceh, Aktivitas Sosial dan Ekonomi Warga Kembali Bergerak
Untuk itu, PLN mengerahkan ratusan personel yang bekerja bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dinas kesehatan, serta relawan melakukan pembersihan dan pemulihan instalasi listrik.
“Tidak hanya menyalakan listrik, kami juga memastikan instalasi benar-benar aman sebelum digunakan. Keselamatan pasien dan tenaga medis menjadi prioritas utama,” lanjutnya.
PLN menegaskan bahwa pemulihan listrik di fasilitas kesehatan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung penanganan bencana dan menjaga keberlangsungan layanan publik.