WAHANANEWS.CO.Jakarta— Di tengah lumpur, sisa banjir, dan jaringan listrik yang rusak, PLN hadir membawa harapan. Salah satunya melalui penugasan personel Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dari berbagai daerah. Dari Jawa Barat, Erik Sunarya, personel PDKB PLN UP3 Cianjur, menjadi bagian dari tim yang diterjunkan untuk mempercepat pemulihan kelistrikan di Desa Lokop, ULP Peureulak, hingga ULP Kuala Simpang, UP3 Langsa.
Selama 17 hari, Erik meninggalkan anak dan istrinya di Cianjur. Ia berangkat bukan sebagai pimpinan tim, melainkan sebagai salah satu personel PDKB Jawa Barat yang bekerja bersama rekan-rekan lintas unit. Setiap hari diisi dengan pekerjaan teknis yang menantang: menegakkan kembali tiang listrik, menarik dan menata jaringan, serta memastikan seluruh proses berjalan aman di medan yang sulit.
Baca Juga:
Penjualan Listrik PLN Cianjur Tumbuh 4,45 Persen, Dukung Aktivitas Masyarakat
“Medannya berat, jalur berlumpur, dan banyak akses yang masih terbatas. Tapi kami bekerja saling menguatkan. Ketika listrik kembali menyala dan warga bisa beraktivitas, rasa lelah itu terbayar,” tutur Erik. Malam hari kerap dihabiskan di barak sederhana, beristirahat seperlunya sebelum kembali bekerja keesokan hari.
Di sela tugas, interaksi dengan warga menjadi penguat semangat. Senyum anak-anak dan sapaan masyarakat setempat menjadi energi tambahan bagi tim. Bagi Erik, pemulihan listrik bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan bagian dari proses memulihkan kehidupan masyarakat pascabencana.
Manager PLN UP3 Cianjur, Andre Pratama Djatmiko, menyampaikan apresiasi atas dedikasi personel yang ditugaskan ke Aceh. Menurutnya, keberangkatan personel PDKB dari UP3 Cianjur merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung pemulihan kelistrikan nasional.
Baca Juga:
Transaksi SPKLU Meningkat 46 Persen, PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Cianjur
“Kami bangga atas pengabdian pegawai yang rela meninggalkan keluarga dan bekerja siang malam di wilayah bencana. Mereka bekerja sebagai tim, mengutamakan keselamatan, dan membawa semangat gotong royong PLN,” ujarnya.
Hal senada disampaikan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo. Ia menegaskan bahwa PLN akan selalu hadir saat masyarakat membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat.
“Penugasan personel dari Jawa Barat ke Aceh adalah bentuk solidaritas dan kepedulian PLN untuk Indonesia. Listrik bukan hanya soal energi, tetapi tentang harapan dan pemulihan kehidupan masyarakat,” katanya.