WAHANANEWS.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyalahkan Kanada atas asap kebakaran hutan yang menyelimuti sebagian wilayah AS.
Trump bahkan mengancam akan menambahkan biaya akibat polusi tersebut ke tarif yang sudah dikenakan terhadap barang-barang asal Kanada.
Baca Juga:
Jadwal Piala Dunia Minggu 5 Juli 2026: Ada Kanada Vs Maroko, Paraguay Vs Prancis
Asap tebal dari ratusan kebakaran hutan di Kanada menyelimuti wilayah AS mulai dari kawasan Midwest hingga Timur Laut.
Kondisi itu mendorong otoritas setempat mengeluarkan peringatan agar warga tetap berada di dalam rumah.
Trump salahkan Kanada
Baca Juga:
Ini Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Dalam unggahan di Truth Social pada Jumat (17/7/2026), Trump menyebut Kanada bertanggung jawab karena dinilai tidak mengelola kawasan hutannya dengan baik.
Ia juga mengatakan akan menghubungi Perdana Menteri Kanada Mark Carney untuk mengetahui langkah yang akan diambil pemerintah Kanada.
"Kami meminta pertanggungjawaban Kanada karena mereka tidak merawat hutan mereka dengan baik, dan Amerika Serikat diserbu udara yang kotor, tercemar, dan tidak sehat," tulis Trump, seperti dikutip Reuters.
Trump menyebut kondisi tersebut sebagai kelalaian yang disengaja yang terus berulang setiap tahun dan telah merugikan AS hingga miliaran dollar.
"Biaya akibat polusi ini harus ditambahkan ke tarif yang saat ini dibayarkan Kanada," tegasnya.
Hubungan Trump dan Carney sendiri selama ini dikenal kerap diwarnai ketegangan. Tak lama setelah kembali menjabat pada 2025, Trump memberlakukan tarif terhadap sejumlah impor utama dari Kanada.
Tanggapan Kanada
Menteri Penanggulangan Darurat dan Ketahanan Komunitas Kanada, Eleanor Olszewski, mengatakan bahwa pemerintah telah menginvestasikan 12 miliar dollar Kanada atau sekitar Rp153 triliun sejak 2020 untuk menjaga kelestarian hutan dan mencegah kebakaran. Ia juga menekankan bahwa Kanada dan AS memiliki sejarah panjang bekerja sama dalam memadamkan kebakaran hutan di kedua sisi perbatasan.
"Saat ini prioritas utama kami adalah melindungi warga Kanada dan menjaga keselamatan masyarakat," kata Olszewski dalam pernyataannya.
Sementara itu, kantor Perdana Menteri Mark Carney belum memberikan tanggapan atas pernyataan Trump. Sehari sebelumnya, Carney mengatakan bahwa AS dapat berbuat lebih banyak untuk memerangi perubahan iklim yang menyebabkan kekeringan berkepanjangan dan meningkatnya suhu global.
[Redaktur: Alpredo Gultom]