WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kedutaan Besar Qatar dilaporkan hancur karena serangan Rusia di Ukraina. Serangan malam hari itu disebut Kyiv dilakukan secara "besar-besaran" dan merusak sedikitnya 20 bangunan.
"Dua puluh bangunan tempat tinggal saja yang rusak," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dikutip AFP, Jumat (9/1/2025).
Baca Juga:
Kediaman Presiden Putin Diserang, Donald Trump Marah
"Gedung Kedutaan Qatar rusak tadi malam akibat serangan drone Rusia," tambahnya seraya mengatakan empat orang tewas di ibu kota.
Zelensky pun meneriakkan reaksi yang jelas dari dunia. Terutama dari Amerika Serikat (AS) yang sinyalnya benar-benar diperhatikan Rusia.
"Rusia harus menerima sinyal bahwa sudah menjadi kewajibannya untuk fokus pada diplomasi, dan harus merasakan konsekuensi setiap kali kembali fokus pada pembunuhan dan penghancuran infrastruktur," tambahnya.
Baca Juga:
Kediaman Presiden Rusia Diserang Drone Ukraina, Putin Ingatkan AS Takkan Dibiarkan Tanpa Balasan
Ukraina melaporkan Rusia meluncurkan 36 rudal dan 242 drone ke Ukraina semalam. Kementerian Pertahanan Rusia juga mengonfirmasi serangan, menyebut pasukan Moskow menyerang "target strategis" di Ukraina semalam dengan rudal hipersonik Oreshnik.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.