WAHANANEWS.CO, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan di wilayah konflik dengan membangun tujuh tenda kelas darurat di kawasan Beit Lahia, Gaza Utara, Palestina.
Pembangunan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya membantu anak-anak yang terdampak krisis kemanusiaan agar tetap dapat mengakses pendidikan meskipun dalam kondisi serba terbatas.
Baca Juga:
Pemanfaatan AI di Sekolah Kini Diatur, Pemerintah Tekankan Kesiapan dan Usia Anak
Tenda-tenda tersebut difungsikan sebagai ruang belajar sementara yang dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang lebih layak dan nyaman.
Setiap tenda dilengkapi dengan sarana penunjang seperti meja dan kursi, sehingga anak-anak tidak lagi harus belajar dalam kondisi yang kurang memadai seperti sebelumnya.
Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Sodik Mudjahid, menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak di tengah situasi darurat.
Baca Juga:
Nadiem Makarim Bantah Tuduhan Persekongkolan dan Penyalahgunaan Wewenang dalam Kasus Chromebook
Menurutnya, pendidikan merupakan hak dasar yang harus tetap dipenuhi, bahkan dalam kondisi krisis sekalipun.
“Kami ingin anak-anak di Gaza tetap memiliki ruang belajar yang aman dan layak. Tenda kelas darurat ini diharapkan membantu mereka melanjutkan kegiatan belajar meskipun berada di tengah situasi yang sulit,” ujar Sodik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, 20 Maret 2026.
Lebih lanjut, Sodik menjelaskan bahwa program pembangunan kelas darurat ini tidak hanya bertujuan menyediakan tempat belajar, tetapi juga memberikan dukungan psikososial bagi anak-anak yang terdampak konflik.