Lingkungan belajar yang lebih baik diharapkan dapat membantu mengurangi tekanan mental yang mereka alami.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang terus memberikan dorongan dan kepercayaan kepada BAZNAS sehingga dapat melaksanakan program ini,” ucapnya.
Baca Juga:
Mendikti Libatkan TNI Gembleng Penerima LPDP, Ini Alasannya
Fasilitas tenda kelas darurat yang dibangun di Beit Lahia ini mampu menampung hingga 100 anak.
Proses pembelajaran dibagi ke dalam dua sesi, dengan masing-masing sesi diikuti sekitar 45 hingga 50 siswa.
Sistem ini diterapkan untuk memastikan seluruh anak tetap mendapatkan kesempatan belajar secara bergiliran.
Baca Juga:
Hardiknas 2026, Wali Kota Gunungsitoli Ingin Kesejahteraan Guru Diprioritaskan
Kehadiran fasilitas ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh para penerima manfaat, termasuk Zeina Al Motawaq (8), seorang siswa sekolah dasar.
Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya ia dan teman-temannya harus belajar dalam kondisi yang tidak nyaman.
"Kami duduk di lantai saat menulis, sampai-sampai punggung kami terasa sakit dan kami sangat bersyukur sekarang sudah ada meja dan kursi yang disediakan di kelas baru ini,” kata Zeina.