WahanaNews.co | Pemerintah Inggris resmi melarang tes keperawanan dan operasi selaput dara.
Kebijakan ini diambil setelah pemerintah setempat menambahkan amandemen undang-undang kesehatan dan perawatan pada Senin, (24/1/2022).
Baca Juga:
Eropa Dilanda Suhu Rekor pada Juni 2026, Puluhan Orang Dilaporkan Meninggal
Dilansir dari Independent, Jumat (28/1/2022), selaput dara adalah sepotong kecil kulit yang ditemukan di dalam lubang vagina dan sering dikaitkan dengan keperawanan perempuan.
Beberapa orang percaya bahwa ketika selaput dara "rusak" seorang perempuan tidak lagi perawan.
Menurut Natural Cycles, selaput dara tidak rusak, namun meregang.
Baca Juga:
Starmer Dikabarkan Siap Mundur, Inggris Terancam Punya PM Ketujuh dalam Satu Dekade
"Pada kenyataannya, tidak ada fisik yang hilang, dan saat pertama kali berhubungan seks mungkin penting bagi banyak dari kita, tidak ada perubahan biologis pada tubuh kita," bunyi keterangan di situsnya.
Amandemen pemerintah berarti prosedur apa pun yang bertujuan untuk merekonstruksi selaput dara akan dilarang.
Hymenoplasty adalah operasi plastik yang mencoba membuat kembali selaput dara seorang perempuan sehingga ketika berdarah pada saat melakukan hubungan penetrasi, sehingga tampak seperti perawan.