"Selama penerbangan tunggalnya, ia keluar dari area yang telah ditentukan dan kehilangan kontak dengan bandara, kemudian menabrak gedung bertingkat tinggi tersebut dan meninggal di lokasi kejadian," kata pemerintah Distrik Chaoyang.
Menurut otoritas setempat, Liu memperoleh lisensi pilot olahraga pada 2021 dan lisensi pilot pribadi pada 2024.
Baca Juga:
China Suspend 19 Perusahaan Sarang Burung Walet RI, Ini Sumber Masalahnya!
Sebelum penjelasan resmi tersebut disampaikan, pemerintah China nyaris tidak memberikan informasi mengenai kecelakaan itu selain laporan singkat dari media pemerintah Beijing Daily.
Laporan menyebut rekaman video dan foto-foto insiden yang beredar di internet juga telah dihapus, sementara lubang pada sisi Menara CITIC akibat tabrakan telah ditutup menggunakan papan.
Sejumlah perusahaan penerbangan mengaku menerima instruksi untuk menghentikan sementara operasional pesawat ringan, namun menolak menjelaskan lebih lanjut maupun menyebut pihak yang mengeluarkan perintah tersebut.
Baca Juga:
Transformasi Mizuda Jadi Inspirasi Walikota Bekasi Kembangkan Bantargebang Sebagai Kawasan Ekonomi Sirkular
Di tengah minimnya informasi resmi, berbagai spekulasi bermunculan mengenai bagaimana pesawat ringan itu dapat memasuki wilayah udara Beijing yang dikenal memiliki pengawasan sangat ketat.
Analis digital China Manya Koetse menilai penyensoran yang dilakukan pemerintah kemungkinan terjadi karena otoritas masih berupaya memahami secara utuh penyebab insiden tersebut.
"Ini adalah insiden yang sangat tidak biasa," ujarnya.