Pesawat yang terlibat diketahui merupakan Aurora SA60L, pesawat bermesin tunggal dengan dua kursi buatan perusahaan China, Sunward Aircraft, yang lazim digunakan untuk wisata udara, fotografi, dan penerbangan rekreasi.
Insiden tersebut juga mengingatkan sebagian publik internasional pada serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat karena sama-sama melibatkan pesawat yang menghantam gedung pencakar langit.
Baca Juga:
Arus Investasi Terus Bertambah, Investor Kakap China dan Korea Serbu IKN Bangun Ini!
Analis China Bill Bishop menyebut peristiwa itu sebagai pelanggaran keamanan serius karena lokasi tabrakan hanya berjarak beberapa kilometer dari Zhongnanhai, kompleks pemerintahan pusat China.
Sementara itu, peneliti Carnegie China Chong Ja Ian menilai insiden tersebut dapat memicu evaluasi besar terhadap sistem pertahanan udara dan keamanan di Beijing.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.