Dua korban jiwa dikonfirmasi oleh Badan Pemadam Kebakaran Nasional.
Listrik padam di lebih dari setengah juta rumah, dan ratusan penerbangan baik domestik maupun internasional dibatalkan.
Baca Juga:
Dunia Bertanya-tanya: China Kunci Ruang Udara Super Luas Selama 40 Hari
Layanan kereta cepat dari utara ke selatan Taiwan juga dikurangi.
Presiden Taiwan Lai Ching Te menyebut jalur lintasan topan Danas sebagai sesuatu yang tidak biasa.
"Seluruh Taiwan akan terdampak angin dan hujan secara beruntun," tulisnya melalui unggahan di Facebook, sebagaimana dikutip Reuters.
Baca Juga:
Jepang Kerahkan Rudal Jarak Jauh Dekat China, Siaga Perang Baru Asia!
Umumnya, badai tropis menerjang wilayah timur Taiwan yang bergunung dan tidak padat penduduk.
Namun, Danas mendarat di bagian barat daya pada Minggu malam sebelum bergerak ke utara melintasi Selat Taiwan.
Meskipun kekuatannya mulai berkurang, Danas diprediksi akan melanjutkan perjalanannya menuju Tiongkok bagian timur dan kembali mendarat dalam beberapa hari ke depan.