WAHANANEWS.CO, Jakarta - Komisi Eropa pada Rabu (8/7/2026) menekankan bahwa jalur diplomasi tetap menjadi satu-satunya solusi untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang masih membayangi hubungan Iran dan Amerika Serikat.
Uni Eropa juga mendesak semua pihak untuk sepenuhnya mematuhi gencatan senjata meski aksi permusuhan kembali terjadi dan Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata tersebut telah berakhir.
Baca Juga:
Vatikan Terancam Perpecahan, SSPX Tolak Permintaan Paus Leo XIV
“Jelas bahwa hanya diplomasi yang dapat menghasilkan solusi yang berkelanjutan bagi seluruh persoalan yang masih belum terselesaikan,” kata juru bicara Komisi Eropa, Anouar El Anouni, kepada wartawan dalam konferensi pers di Brussels.
“Sangat penting bagi semua pihak untuk sepenuhnya mematuhi gencatan senjata, melaksanakan Resolusi 2817 Dewan Keamanan PBB, serta menahan diri dari tindakan yang dapat membahayakan proses diplomatik yang sedang berlangsung,” ujarnya.
Saat ditanya apakah Uni Eropa masih menganggap gencatan senjata tetap berlaku setelah pernyataan Trump, El Anouni berkata: “ Saya rasa posisi kami sudah sangat jelas dan tidak menyisakan ruang untuk kebingungan. Sangat penting agar semua pihak sepenuhnya mematuhi gencatan senjata,” katanya.
Baca Juga:
Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Rudapaksa, PH: Ketidakpastian Hukum Bagi Terdakwa
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Amerika Serikat melancarkan serangan baru terhadap Iran dan Trump menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Teheran telah “berakhir”, sehingga memicu kekhawatiran akan kembali pecahnya konflik di kawasan.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.