Gabbard diketahui menikah dengan Abraham Williams yang berprofesi sebagai sinematografer dalam upacara Hindu di Hawaii setelah keduanya bertemu saat proses syuting iklan kampanye politik.
Momen lamaran Williams kepada Gabbard bahkan disebut terjadi saat keduanya berselancar bersama menjelang matahari terbenam.
Baca Juga:
Heboh Pengantin Wanita Kabur Jelang Akad, Polisi Temukan Bareng Pacar di Hotel
“Tulsi telah melakukan pekerjaan yang luar biasa, dan kita akan merindukannya,” ucap Trump dalam pernyataannya melalui Truth Social.
Trump juga menyebut keputusan Gabbard untuk fokus mendampingi sang suami merupakan langkah yang tepat di tengah perjuangan melawan penyakit kanker yang dihadapi keluarganya.
Sebagai Direktur Intelijen Nasional AS, Gabbard selama ini bertanggung jawab mengoordinasikan informasi dari 18 badan intelijen Amerika Serikat untuk kepentingan laporan harian kepada Presiden AS.
Baca Juga:
Kuota Internet Hangus Digugat, YLKI dan BPKN Desak MK Lindungi Hak Konsumen
“dengan tepat” ingin membantu suaminya dalam perjuangannya melawan kanker, lanjut Trump.
Trump turut mengumumkan bahwa wakil Gabbard, Aaron Lukas, akan ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Direktur Intelijen Nasional AS setelah pengunduran diri tersebut resmi berlaku.
Kepergian Gabbard membuat dirinya menjadi pejabat wanita keempat yang meninggalkan kabinet Trump dalam beberapa bulan terakhir setelah Kristi Noem, Pam Bondi, dan Lori Chavez-DeRemer lebih dulu tersingkir atau mengundurkan diri dari pemerintahan.