WahanaNews.co | Penguncian (lockdown) selama sebulan di Sydney akan
diperpanjang setidaknya empat minggu lagi, dengan otoritas Australia gagal
meratakan kurva kasus Covid-19 harian yang melonjak ke rekor baru, Rabu
(28/7/2021).
Dilansir
Bloomberg, Perdana Menteri Negara
Bagian New South Wales, Gladys Berejiklian,
mengatakan, penguncian telah diperpanjang hingga setidaknya 28
Agustus.
Baca Juga:
Hadir di Indonesia, BrainEye Bakal Jadi Solusi Kesehatan Otak Berbasis Teknologi AI
Pembatasan
dimulai pada 26 Juni, ketika 12 kasus baru dicatat di masyarakat setempat.
Wabah
kota itu telah membengkak, didorong oleh penyebaran varian Delta
yang sangat menular, dengan 177 kasus lagi tercatat pada hari ini, Rabu
(28/7/2021).
Berejiklian
mengatakan, pembatasan penguncian paling ketat, yang sekarang berlaku
di wilayah barat daya Sydney, akan diperluas ke area lain di barat kota.
Baca Juga:
Apresiasi Importir Australia, Pemerintah Indonesia Serahkan Primaduta Award 2024
Kampanye
vaksinasi juga akan digencarkan untuk siswa sekolah menengah di wilayah
tersebut.
Namun, dia
membuat konsesi untuk ekonomi, mengatakan bahwa sektor konstruksi dapat memulai
kembali pekerjaan di daerah lain di kota.
Dalam
upaya untuk mengurangi tekanan pada bisnis dan pekerja di New South Wales,
Perdana Menteri Scott Morrison telah mengumumkan lebih banyak dana federal
untuk usaha kecil yang terkena dampak penguncian mencapai sebanyak 100.000
dolar Australia (US$ 74.000) seminggu, bersama dengan peningkatan pembayaran
kesejahteraan untuk pekerja berpenghasilan rendah yang kehilangan gaji.