WAHANANEWS.CO, Jakarta - Jutaan warga di negara bagian Victoria dan New South Wales, Australia, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul ancaman kebakaran hutan yang meluas.
Peringatan tersebut tidak hanya berlaku bagi wilayah pedesaan, tetapi juga mencakup kota-kota besar seperti Sydney dan Melbourne. Informasi ini dilaporkan oleh Channel News Asia (CNA).
Baca Juga:
Dampak El Nino Ekstrem dan Buruknya Tata Kelola, WALHI Ungkap 11 Ribu Titik Panas di RI
Pada Jumat (9/1/2026), puluhan kota di kawasan tenggara Australia berada dalam kondisi siaga akibat potensi kebakaran hutan yang tinggi.
Cuaca panas ekstrem disertai angin kencang memperburuk situasi “hectic” di daerah pedesaan yang telah lama mengalami kekeringan parah.
Badan meteorologi setempat memperkirakan suhu udara di sejumlah wilayah akan menembus lebih dari 40 derajat Celcius.
Baca Juga:
Angin Kencang Rusak 11 Rumah di Blitar, Satu Fasilitas Pendidikan Terdampak
Kondisi tersebut dinilai menciptakan tingkat bahaya kebakaran tertinggi sejak peristiwa kebakaran besar “Black Summer” yang melanda Australia pada periode 2019 hingga 2020.
Otoritas setempat telah menginstruksikan puluhan desa di Victoria untuk segera melakukan evakuasi selagi jalur keluar masih aman.
Komisaris Manajemen Darurat, Tim Wiebusch, menegaskan bahwa keselamatan jiwa menjadi prioritas utama dan memperingatkan bahwa keterlambatan evakuasi dapat berakibat fatal.