Sementara itu, Head of Bayer Product Supply Consumer Health Asia & ANZ, Priscilla Silvan Prarizta, menyampaikan komitmen Bayer dalam mendukung penguatan sistem kesehatan nasional melalui investasi jangka panjang.
Ia menjelaskan bahwa investasi tersebut memungkinkan pabrik Bayer di Cimanggis memproduksi hingga 1,2 miliar tablet MMS per tahun untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor ke 42 negara.
Baca Juga:
Kemenkes Catat ISPA, Hipertensi, dan Diare Dominasi Penyakit Pengungsi di Aceh Tamiang
“Melalui inisiatif ini, Bayer menginvestasikan Rp99 miliar memperkuat manufaktur MMS sekaligus memosisikan pabrik Cimanggis sebagai pusat R&D global. Seluruh operasional dijalankan tenaga profesional Indonesia, R&D fokus tingkatkan kualitas dan optimisasi formulasi aman efektif lintas iklim global,” kata Priscilla Silvan Prarizta.
Ia menambahkan, pengembangan fasilitas ini tidak hanya memperkuat rantai pasok global Bayer, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia nasional serta transfer pengetahuan di bidang manufaktur dan riset kesehatan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.