WAHANANEWS.CO, Jakarta - Darah di depan pintu kamar menjadi awal terbukanya misteri kematian Yogi Saleh, pejabat Pemerintah Kabupaten Purwakarta yang ditemukan tewas di rumahnya dengan sejumlah luka serius pada Minggu (14/6/2026) malam.
Yogi Saleh ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan Patinggi III, Kampung Karangsari, Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Baca Juga:
YBM PLN Purwakarta Salurkan Bantuan Seragam Sekolah bagi Santri Yatim Dhuafa
Korban diketahui menjabat sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah atau BKAD Kabupaten Purwakarta.
Peristiwa tersebut kini menjadi perhatian publik karena polisi belum menyimpulkan apakah korban meninggal akibat tindak pidana atau dugaan bunuh diri.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah luka pada tubuh korban yang menjadi fokus utama penyelidikan.
Baca Juga:
PLN UP3 Purwakarta Hadirkan Cahaya dan Harapan untuk Masyarakat
Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, menyebut hasil visum luar sementara menunjukkan adanya luka tusuk, luka robek, bekas jeratan, hingga memar pada tubuh korban.
"Korban mengalami tiga luka tusuk di leher, satu luka robek di bagian ulu hati, bekas jeratan di leher, serta beberapa memar di bagian lutut dan pergelangan kaki," kata Made pada wartawan.
Temuan luka tersebut membuat penyidik masih mendalami berbagai kemungkinan penyebab kematian korban.