Dia mengaku, para pelaku menganiaya dirinya dan temannya tanpa basa-basi. Dia tak menyangka akan terjadi insiden tersebut karena para pelaku ujug-ujug menyerang sambil menggeber knalpot bising.
Kemudian, setelah menganiaya, para pelaku langsung tancap gas melarikan diri. "Tanpa basa-basi langsung hajar aja, sebelumnya gak ada apa-apa. Saat mereka menggeber motor, mereka berkata paling saya mati katanya. Habis keluaran darah, mereka langsung lari," ujar Atang.
Baca Juga:
Wali Kota Binjai Ajak Pelajar Komitmen Deklarasi Lawan Geng Motor
Atang menuturkan, usai kejadian tersebut, warga membawa dirinya dan Rian ke klinik terdekat. Ia pun berharap, kasus penganiayaan yang menimpanya bisa segera terungkap dan pelaku ditangkap. Pihak keluarga juga akan secepatnya melaporkan kejadian itu ke polisi.
"Saya luka cuma di kepala yang parah, kalau temen saya lebih parah di kepala dan jari tangannya hampir putus. Saya berharap kasusnya diungkap, pelakunya cepat ditangkap," ujar Atang.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.