WAHANANEWS.CO, Jakarta - Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap penipuan menggunakan Fake BTS, yang beberapa waktu lalu terungkap dengan modus SMS phishing.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati," ujar Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, Rabu (26/3/2025).
Baca Juga:
Setelah Hampir Empat Tahun Hiatus, BTS Siap Kembali dengan Formasi Lengkap
Meutya menjelaskan bahwa penipuan dengan modus Fake BTS diperkirakan akan meningkat menjelang Lebaran, dan hingga kini ancamannya masih sangat serius.
Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama kepolisian berhasil mengungkap sindikat Fake BTS yang melibatkan warga negara China.
Dari 12 korban, total kerugian yang tercatat mencapai Rp 473 juta.
Baca Juga:
BTS Kembali Lengkap, Album Baru Dijadwalkan Rilis 20 Maret 2026
"Jelang Lebaran, kasus Fake BTS ini diperkirakan meningkat. Kemarin, dua pelaku telah ditangkap dengan barang bukti berupa peralatan dalam jumlah besar," ungkap Meutya.
Ia menambahkan bahwa kemungkinan besar jumlah pelaku lebih dari dua orang, mengingat kejahatan ini dijalankan secara terorganisir dalam bentuk sindikasi.
Meutya juga meminta operator seluler untuk segera melakukan pemeriksaan jika menemukan indikasi mencurigakan. Hal yang sama juga disampaikan kepada pihak perbankan.