WAHANANEWS.CO - Kejang mendadak menimpa seorang balita berusia 22 bulan di dalam kabin pesawat Citilink QG 990 rute Jakarta–Bengkulu, namun nyawa sang anak terselamatkan berkat respons cepat seorang dokter spesialis anak yang kebetulan menjadi penumpang.
Corporate Secretary & CSR Group Head PT Citilink Indonesia Tashia Scholz membenarkan insiden tersebut dan mengatakan kejadian berlangsung saat proses boarding masih berjalan dan pesawat belum lepas landas, Minggu (1/2/2025) --.
Baca Juga:
Pesawat Garuda dan Citilink Tak Bisa Terbang karena Telat Maintenance, Disorot Danantara
"Benar telah terjadi insiden seorang penumpang bayi (infant) berusia 22 bulan mengalami kejang pada saat proses boarding masih berlangsung dan pesawat masih berada di darat," kata Tashia dalam keterangannya.
Peristiwa kejang tersebut terjadi pada Minggu (4/5/2025) -- ketika balita itu berada di dalam pesawat sebelum penerbangan dimulai.
Seorang dokter spesialis anak yang berada di dalam penerbangan tersebut langsung memberikan pertolongan bersama kru pesawat Citilink.
Baca Juga:
Usai Danantara Suntik Modal Rp23,67 Triliun, 4 Hal Ini Wajib Dijalankan Garuda
"Dalam kejadian ini, penumpang yang berprofesi dokter tersebut turut membantu dalam memberikan pertolongan pertama, bekerja sama dengan kru yang bertugas guna menyiapkan seluruh keperluan dalam kondisi darurat," ujarnya.
Setelah penanganan medis darurat dilakukan, kondisi balita tersebut berangsur membaik dan dinyatakan stabil.
Penerbangan Citilink QG 990 kemudian kembali dilanjutkan pada pukul 10.45 WIB dan mendarat dengan selamat di Bandara Bengkulu pada pukul 11.50 waktu setempat.