Berdasarkan laporan terkini, kondisi banjir di beberapa wilayah mulai berangsur surut. Namun demikian, curah hujan masih terpantau tinggi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi di wilayah Halmahera Barat pada periode 5 hingga 11 Januari 2026.
Baca Juga:
Mendagri: Dampak Banjir Bandang di Sumatra 22 Desa Hilang
Hingga kini, jaringan listrik serta akses komunikasi di sejumlah titik masih mengalami gangguan.
Lokasi pengungsian sementara tersebar di rumah warga, SD Tongute Ternate, serta Balai Desa Tongute Ternate Asal.
Melihat situasi tersebut, diperlukan penetapan status tanggap darurat oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat guna mempercepat dan mengoptimalkan penanganan bencana serta pemulihan kondisi masyarakat terdampak.
Baca Juga:
Satgas PKH Mulai Usut Kasus Pidana Banjir Aceh Sumut Sumbar Pada Januari 2026
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat Kabupaten Halmahera Barat, khususnya yang berada di kawasan rawan banjir, agar tetap meningkatkan kewaspadaan.
Warga diminta mengutamakan keselamatan diri dan keluarga, menghindari wilayah berisiko, segera mengungsi apabila kondisi memburuk, serta mengikuti arahan dan informasi resmi dari pemerintah daerah maupun petugas di lapangan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.