Ia menegaskan, kebijakan tersebut bukan semata-mata bertujuan memberikan hukuman, melainkan membangun budaya kerja yang mengutamakan keselamatan penerima manfaat sekaligus meningkatkan disiplin seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Program MBG.
"Zero tolerance terhadap kasus keracunan. Ini menyangkut nyawa, kondisi kesehatan, dan keamanan anak-anak kita, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita," ucap dia.
Baca Juga:
MBG Mengandung Boraks-Kontaminasi Bakteri Penyebab 162 Siswa di Anambas
BGN menyatakan, akan terus memperkuat pengawasan terhadap seluruh SPPG agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis memenuhi standar keamanan pangan yang lebih ketat. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah terulangnya kasus serupa sekaligus menjamin keamanan dan keselamatan seluruh penerima manfaat di berbagai daerah.
[Redaktur: Sopian Simanjuntak]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.