WAHANANEWS.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membeberkan data terbaru perkembangan jumlah korban bencana yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jumat (2/1/2026). Tercatat belum ada penambahan korban bencana.
"Data rekapitulasi korban jiwa per hari ini tidak ada penambahan korban jiwa meninggal," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam konferensi pers.
Baca Juga:
Basarnas Hentikan Operasi Pencarian Korban Banjir di Sejumlah Wilayah Aceh
Dari datanya, ada 1.157 jiwa korban meninggal dengan perincian 530 di Aceh, 365 di Sumatra Utara, dan 262 di Sumatra Barat. Adapun total korban hilang masih mencapai 165 orang.
Abdul Muhari juga menjelaskan operasi pencarian juga masih terus dilakukan melalui Tim SAR Gabungan di titik-titik yang sudah diidentifkasi.
"Terkait dengan pencarian korban ini upaya masih dilakukan optimal tapi diharapkan ke depan tidak ada lagi korban yang masih ada di titik-titik pencarian," katanya.
Baca Juga:
Menko PMK Sebut Akses Transportasi Darat Terdampak Bencana Telah Pulih 90 Persen
Di sisi lain, jumlah pengungsi juga terus mengalami penurunan. Menurut Abdul Muhari, ada penurunan 73 jiwa yang mengungsi di tempat pengungsian. Sehingga total pengungsi kini tercatat mencapai 380.287 jiwa dengan perincian sebanyak 356.658 jiwa di Aceh, 13.926 di Sumatra Utara, 9.703 di Sumatra Barat.
"Jumlah warga yang mengungsi menurun sedikit 73 jiwa," katanya.
Dalam kesempatan itu, Abdul Muhari juga mengabarkan bahwa sudah ada 31 kabupaten/kota yang bergeser ke transisi darurat. Artinya 60% kabupaten/kota terdampak bencana dalam fase awal recovery. Berikut rinciannya :