WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kabar duka itu datang mendadak ketika Venna Melinda sedang berlibur di Bali, ayahnya Jimmy Rekartono meninggal dunia secara tiba-tiba di Jakarta Selatan.
Jimmy Rekartono dilaporkan meninggal dunia pada Selasa (6/1/2025) sekitar pukul 15.30 WIB saat berada di sebuah tempat pijat kesehatan di kawasan Grand Wijaya, Jakarta Selatan.
Baca Juga:
Ini Nama-nama Korban Bencana hidrometeorologi Kecamatan Sibabangun Tapteng
Disampaikan adik Jimmy Rekartono yang juga tante Venna Melinda, peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah petugas tempat pijat menghubungi kontak darurat di ponsel almarhum.
“Jadi ceritanya itu ada petugas dari salah sebuah tempat, menghubungi Venna dan Maya, karena dua kontak itu teratas di kontak papanya, mengabarkan kalau Papa Jimmy terjatuh dan pingsan,” kata tante Venna Melinda usai pemakaman di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Rabu (7/1/2025).
Dikatakan sang tante, Venna Melinda yang saat itu berada di Bali menjadi pihak pertama yang merespons kabar tersebut.
Baca Juga:
Duka Dunia Olahraga: Naufal Takdir Al Bari, Andalan SEA Games dan Olimpiade, Tutup Usia di Penza
Venna Melinda membenarkan dirinya menerima kabar duka itu setelah melihat adanya beberapa panggilan tak terjawab di ponselnya.
“Aku bilang, ‘Mbak, Bapak tidur kali’,” ucap Venna Melinda.
Dijelaskannya, jawaban petugas di lokasi membuatnya langsung panik.
“Kata petugasnya, ‘Enggak Mbak, ini kaku’, aku tanya lagi maksudnya gimana, dia jawab ‘Enggak ada denyut nadinya’,” ujar Venna Melinda.
Venna menjelaskan ayahnya saat itu sedang bersiap menjalani pijat kesehatan sebelum tiba-tiba kehilangan kesadaran.
“Jadi papa itu lagi di tempat pijat kesehatan gitu lah, lagi mau pijat, tapi tiba-tiba Papa pingsan katanya,” kata Venna Melinda.
Dalam kondisi terpukul, Venna mengaku tak bisa langsung berbuat banyak karena berada jauh dari Jakarta.
“Di situ aku panik dan hubungi semuanya, enggak diangkat karena pada kerja,” ujar Venna.
Ia kemudian meminta bantuan kerabat untuk segera mendatangi lokasi.
“Akhirnya aku hubungi Reza untuk cek Papa, dan Reza langsung hubungi keluarga dan ada perwakilan yang datang,” kata Venna Melinda.
Setelah memastikan kondisi ayahnya melalui keluarga, Venna hanya bisa menangis seorang diri di Bali.
“Waktu itu kondisinya di Kuta, di pantai, aku cuma bisa menangis di pinggir pantai,” ucap Venna Melinda.
Ia lalu bergegas kembali ke penginapan demi mencari tiket penerbangan menuju Jakarta.
“Kemudian aku pulang ke penginapan sambil cari tiket pesawat buat pulang ke Jakarta,” ujar Venna.
Venna menyebut kepulangannya ke Jakarta akhirnya bisa terealisasi keesokan harinya.
“Alhamdulillah, semalam akhirnya dapat tiket pesawat terbang Rabu pagi ke Jakarta,” kata Venna Melinda.
Sang tante membenarkan momen tersebut dan mengaku turut menenangkan Venna agar fokus mencari tiket penerbangan.
Ia menyebut keluarga berupaya memastikan Venna bisa segera kembali ke Jakarta untuk mendampingi proses pemakaman ayah tercinta.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]